Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Tips Ketahui Kelamin Bayi Tanpa USG




Orangtua yang ingin tahu jenis kelamin calon bayinya biasanya akan melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) saat trimester kedua. Tapi ada juga cara-cara yang tidak ilmiah yang dipercaya turun temurun hampir kebanyakan perempuan di dunia.

Tes USG memang tidak bisa menjamin akurasi 100 persen untuk menentukan jenis kelamin tapi dipercaya masih cara yang paling baik. Walaupun hingga kini masih banyak yang merasa tidak perlu mengetahui jenis kelamin bayi lewat USG biar ada kejutan saat kelahiran.

Meski begitu cara-cara tradisional atau naluri ibu banyak pula dilakukan perempuan untuk sekedar menebak buah hatinya. Hasilnya memang tidak dijamin 100 persen, tetapi banyak perempuan hamil yang telah membuktikannya selama beratus-ratus tahun.

Seperti dilansir eHow, beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menebak jenis kelamin tersebut adalah:
  1. Mengalami mual-mual parah selama trimester pertama itu pertanda akan mendapat bayi perempuan. Sebaliknya jika tidak mengalami mual-mual parah atau tingkat mualnya rendah pertanda anak laki-laki.
  2. Tonjolan perut tinggi (runcing) pertanda anak lelaki. Sebaliknya jika tonjolan perut rendah pertanda anak perempuan.
  3. Tubuh terasa lebih bengkak terutama pada paha dan pinggul dipercaya sebagai tanda anak perempuan yang sedang mengambil kecantikan ibunya. Tapi jika kelebihan berat badan cenderung ke depan itu pertanda anak lelaki.
  4. Lebih suka makanan yang mengandung protein seperti daging serta suka makanan yang asin dan asam itu pertanda anak lelaki. Sebaliknya jika suka makanan manis dan buah-buahan pertanda anak perempuan.
  5. Posisi tidur jika lebih suka arah utara dipercaya pertanda anak laki-laki, tapi sebaliknya jika lebih senang tidur ke arah selatan pertanda anak perempuan.

Memang belum ada bukti ilmiahnya, tapi dari pengalaman perempuan-perempuan hamil ciri-ciri tersebut terjadi saat mereka mengandung anak lelaki atau perempuan. (dtk)
 

Tips Sehat Mengendalikan Tekanan Darah



Naiknya tekanan darah ini disebabkan oleh energi yang dihasilkan dari daging kambing yang dikonsumsi tersebut sangat tinggi, terlebih jika dikonsumsi berlebihan pada penderita dislipidemi (gangguan metabolisme lemak). kandungan kolesterol yang terdapat pada kambing ditakutkan dapat menyebabkan intake kolesterol tubuh yang berlebihan . Kandungan kolesterol yang menumpuk ini ditakutkan dapat menimbulkan plak yang menurunkan luas permukaan dan elastisitas pembuluh darah sehingga berbahaya bagi penderita hipertensi dan kolesterol. Lalu berapa kandungan energi dan kalori yang ada di dalam daging kambing? Dalam 100 gram daging kambing yang dibuat sate bisa menghasilkan energi sebanyak 150 kalori, dan jika 100 gram daging kambing dijadikan gulai maka akan menghasilkan kalori sebesar 125 kalori.

Sedangkan jika diolah menjadi sop kambing akan menghasilkan kalori sebesar 35 kalori karena orang tidak hanya makan dagingnya saja tapi juga beserta kuah sop dan sayuran di dalamnya. Bagi penderita hipertensi lebih baik tidak makan sama sekali, karena daging kambing itu sangat gurih jadi pasti susah untuk membatasinya. Penderita darah tinggi sebaiknya mengkonsumsi daging putih saja seperti ikan atau ayam, karena mengandung lemak yang sedikit.

Sedangkan pada masyarakat yang tidak menderita hipertensi dalam mengkonsumsi daging
kambing ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu jangan mengkonsumsi terlalu banyak supaya lemak yang masuk ke dalam tubuh bisa dikurangi. Pilih kambing yang dewasa dikarenakan pada kambing yang lebih muda, meskipun lebih lezat tetapi kandungan lemaknya mencapai 1,5 kali lipat dibandingkan daging kambing dewasa. Sebaiknya dalam mengkonsumsi daging kambing pilih daerah paha atau daerah yang berotot karena kandungan lemaknya sedikit, dan jangan dimasak terlalu asin atau dengan kuah yang kental. Pada saat mengkonsumsi daging kambing perlu di imbangi dengan konsumsi buah dan sayur untuk menetralisir lemak.

Buah dan sayur mengandung zat kimia tanaman (phytochemical) yang penting, seperti flavonoids, sterol, dan phenol. Flavonoids, yang terdapat dalam anggur merah dan apel dapat mengurangi bahaya kolesterol dan mencegah penggumpalan darah.
Lalu makanan apakah yang boleh dikonsumsi pada penderita hipertensi, dan makanan apakah yang harus dihindari?
Buah yang sering dikonsumsi utnuk mengatasi hipertensi adalah buah pisang. Secara umum kandungan gizi yang terkandung dalam setiap buah pisang matang adalah sebagai berikut: kalori 99 kalori, protein 1,2 gram, lemak 0,2 gram, karbohidrat 25,8 mg, serat 1,7 gram, kalsium 8 gram, fosfor 28 mg, besi 0,5 mg serta vitamin A 44 RE, Vitamin B 0,08 mg, vitamin C 3 mg dan air 72 gram. Kandungan buah pisang di atas dianggap cukup baik untuk mengatasi hipertensi. Buah lainnya yang baik adalah apel karena dapat mengurangi kolesterol.

Sayur yang dapat digunakan untuk pencegahan hipertensi ini seperti seledri, bawang dan sayur hijau lainnya. Bawang putih misalnya mampu menurunkan tekanan darah tinggi serta menurunkan kolesterol, berkat adanya senyawa yang disebut ajone, yaitu senyawa yang selain penurun hipertensi juga sebagai pencegah pengumpalan darah.
Makanan yang banyak mengandung serat sangat penting untuk keseimbangan kolesterol dan hipertensi. Serat terdapat dalam tumbuhan, terutama pada sayur, buah, padi-padian, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Selain dapat menurunkan kadar kolesterol karena dapat mengangkut asam empedu, serat juga dapat mengatur kadar gula darah dan menurunkan tekanan darah.

Karbohidrat jenis kompleks seperti nasi, pasta, kentang, roti lebih aman bagi penderita hipertensi daripada karbohidrat sederhana seperti gula, manisan atau soda. Hal ini dikarenakan gula sederhana lebih mudah meningkatkan kadar gula darah dan ini berimplikasi kepada terjadinya hipertensi. Vitamin dan mineral juga sangat penting untuk menyeimbangkan proses-proses fisiologi di dalam tubuh kita, termasuk juga untuk menyeimbangkan tekanan darah.
Sedangkan makanan yang harus dihindari adalah seperti daging kambing dan daging kurban lainnya yang mempunyai lemak tinggi (sapi,kerbau). Makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi (otak, ginjal, paru-paru, minyak kelapa, gajih, dll) Makanan yang diolah menggunakan garam natrium, misalnya biscuit, cracer, keripik dan makanan kering yang asin.Makanan atau minuman kaleng, contohnya adalah sarden, sosi, korned, soft drink dll. Hal ini dikarenakan makanan-makanan tersebut umumnya mengandung pengawet yang tidak baik bagi kesehatan.

Makanan yang diawetkan (dendeng, asinan, ikan asin, telur asin, selai kacang, pindang dll), susu full cream, mentega, margarin, keju mayonise, serta sumber protein hewani yang mengandung banyak kolesterol seperti, kuning telur, dan kulit ayam. Selain itu juga harus menghindari penyedap makanan dan alkohol. Semoga informasi ini bermanfaat.
 

Mengenal Gejala HIV Aids dan Pencegahannya



HIV dan AIDS, seringkali masyarakat kalau mendengar orang yang menderita HIV atau AIDS akan mengucilkan para penderitanya dari lingkungan social kita karena beranggapan bahwa penderita tersebut dapat menularkan penyakitnya jika kita selalu berdekatan dengan mereka. Hal ini sungguh sangat keliru dan tentunya memprihatinkan, mengingat orang dengan HIV AIDS (ODHA) adalah seseorang yang sangat membutuhkan orang lain dalam menjalankan hidupnya dan AIDS tidak dengan mudahnya menular melalui udara seperti halnya flu,namun ada cara-cara penularannya. Oleh karena itu dalam rangka menyambut hari HIV dan AIDS yang jatuh pada tanggal 1 Desember, pada tips kesehatan kali ini akan mengulas tentang gejala HIV AIDS dan pencegahannya. Ada baiknya kita mengenal dulu apa apakah HIV AIDS itu, sehingga kita dapat dengan mudah mengetahui hal-hal yang kita lakukan jika berhubungan langsung dengan para penderita.

HIV adalah kepanjangan dari Human Immunodeficiency Virus yaitu Virus yang menyebabkan turunnya dayatahan tubuh manusia. Virus ini menginfeksi limfosit manusia yang mengakibatkan lama kelamaan terjadi penurunan jumlahlimfosit manusia. Limfosit ini termasuk kelompok sel darah putih yang sangat berperan penting dalam tubuh manusia. AIDS kepenjangan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome. Pada awalnya virus HIV akan masuk ke dalam tubuh manusia dan bertahan di dalam tubuh manusia sekitar 3 sampai 10 tahun, dan setelah jangka waktu itu bisa berkembang menjadi AIDS.

Orang yang terinfeksi HIV pada awalnya tidak menunjukan gejala secara jelas, Orang yang terinfeksi virus HIV mungkin tidak terlihat bahkan tidak merasa sakit. Namun pada orang dewasa apabila menderita gejala seperti Batuk kering atau flu yang tidak kunjung sembuh-sembuh, dan terinfeksi TB paru yang tidak sembuh sembuh setelah pengobatan (rentan bisa tertular HIV), diare, sariawan atau sakit tenggorokan yang tidak sembuh sembuh sampai bulanan,lemah, ruam pada kulit yang tidak sembuh-sembuh, pembengkakan kelenjar tidak sembuh-sembuh, berat badan yang terus turun harus diwaspadai dan sebaiknya dilakukan pemeriksaan screening untuk HIV, yaitu dengan pemeriksaan CD4. CD 4 adalah sebuah marker atau penanda yang berada di permukaan sel-sel darah putih manusia, terutama sel-sel limfosit. CD 4 pada orang dengan sistem kekebalan yang menurun menjadi sangat penting, karena berkurangnya nilai CD4 dalam tubuh manusia menunjukkan berkurangnya sel-sel darah putih atau limfosit yang seharusnya berperan dalam memerangi infeksi yang masuk ke tubuh manusia. Pada orang dengan sistem kekebalan yang baik, nilai CD4 berkisar antara 1400-1500.

Sedangkan pada orang dengan sistem kekebalan yang terganggu (misal pada orang yang terinfeksi HIV) nilai CD 4 semakin lama akan semakin menurun (bahkan pada beberapa kasus bisa sampai nol). HIV menjadi AIDS membutuhkan jangka waktu yang lama. HIV akan berkembang menjadi AIDS jika penderita tersebut menunjukkan tes HIV positif dengan strategi pemeriksaan yang sesuai dengan sekurang-kurangnya 2 gejala mayor dan 1 gejala minor, dan gejala ini bukan disebabkan oleh keadaan lain yang tidak berkaitan dengan infeksi HIV. Gejala mayornya adalah berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan, diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan, demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan, penurunan kesadaran dan gangguan neurologis, demensia/ HIV ensefalopati. Sedangkan gejala minornya adalah batuk menetap lebih dari 1 bulan, kelainan kulit (dermatitis generalisata),herpes zostermultisegmental dan herpes zoster berulang, kandidias orofaringeal, herpes simpleks kronis progresif, limfadenopati generalisata, infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita.

Penularan HIV cukup sulit, tidak seperti influenza yang menular melalui udara, namun penularannya melalui hubungan seksual .darah ,produk darah, jaringan dan organ (transfusi, transplantasi, penggunaan ulang jarum suntik,semprit, alat medik dan instrumen tusuk lainnya ), penularan dari ibu ke anak pada saat mengandung atau menyusui. Penularan melalui air liur,keringat, airmata tidak terbukti, sebab virus ini lemah jika berada di luar tubuh dan akan mati pada suhu 60 derajat.

Cara pencegahan HIV adalah mengindari semua kegiatan yang dapat mempertukarkan cairan yang berpotensi terinfeksi.Orang yang terkena HIV dapat melakukan rutinitas normal seperti biasanya, hanya saja dia akan merasa tubuh yang lemah akibat dari daya tahan tubuh nya tersebut. Faktor risiko penularan HIV adalah pekerja Seks (Wanita, Pria termasuk Waria dan Lelaki Suka Lelaki), berganti-ganti pasangan , riwayat Infeksi Menular Seksual (IMS), jenis pekerjaan yang beresiko tinggi, misalnya: orang yang karena pekerjaannya berpindah-pindah tempat (supir, pelaut), migran, tuna wisma, pekerja bar/salon, riwayat transfusi darah dan produk darah. Menghindari free sex juga merupakan salah satu langkah yang harus kita lakukan. Menjauh dari narkoba, karena saat mengkonsumsi narkoba para pencandu sering menggunakan jarum suntik non steril secara bergantian yang memudahkan penularan virus HIV.

Bagi tenaga kesehatan sebaiknya cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum dan sesudah mengambil darah, menggunakan sarung tangan disposable, hati-hati dalam menggunakan jarum. Jarum dan alat tajam yg telah dipakai langsung dibuang ke dalam wadah tahan tusukan tanpa menutupnya kembali / jika harus ditutup kembali (metode satu tangan). Jika ada percikan darah di meja / lantai bersihkan segera. Semoga informasi ini bermanfaat.
 

Diet untuk Penderita Asam Urat




Penyakit asam urat memang sangat erat kaitannya dengan pola makan seseorang. Pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah protein yang sangat tinggi merupakan penyebab penyakit ini. Seseorang dikatakan mengalami penyakit asam urat gout bila kadar asam urat gout dalam darah melebihi batas normal (diatas 7 mg%).

Penyakit asam urat ditandai dengan pembengkakan di sendi-sendi lutut dan jari-jari yang disertai rasa nyeri terutama pada malam hari atau pagi hari saat bangun tidur, gejala lainnya adalah kesemutan dan linu. Sendi yang terkena asam urat terlihat bengkak, kemerahan, panas dan nyeri luar biasa pada malam dan pagi.Hal ini terjadi karena bertumpuknya kristal-kristal asam urat dari hasil metabolisme bahan pangan yang mengandung purine.

Faktor risiko yang dapat menyebabkan peningkatan kadar asam urat adalah obesitas atau kegemukan, pola makan seperti konsumsi alkohol atau Konsumsi makanan yang mengandung purin tinggi, penggunaan obat-obatan seperti Aspirin dosis rendah, Niasin, Cyclosporin, Pirazinamide, Etambutol,dehidrasi atau kekurangan cairan, gangguan di sistem darah seperti leukimia, limfoma dan gangguan hemoglobin.

Lalu makanan dan minuman apakah yang mengandung kadar purin tinggi dan harus dihindari bagi penderita asam urat? Makanan dan minuman tersebut adalah udang, remis, tiram, kepiting, kerang, berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi, berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus, buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa, serta minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak. Makanan tersebut harus dihindari bagi penderita asam urat.

Penderita asam urat gout harus membatasi purin menjadi 120-150 mg per hari. Purines merupakan salah satu bagian dari protein. Membatasi asupan purine berarti juga mengurangi konsumsi makanan yang berprotein tinggi. Asupan protein yang dianjurkan bagi penderita asam urat gout sekitar 50-70 gram bahan mentah per hari atau 0,8-1 gram/kg berat badan/hari. Sedangkan pada orang normal, asupan purin biasanya mencapai 600-1.000 mg per hari.

Pada penderita asam urat, makanan yang boleh dikonsumsi dalam jumlah sedikit antara lain tahu dan tempe, ikan, daging ayam, daging sapi, beberapa jenis sayuran tertentu seperti kangkung, bayam, brokoli, dan tauge, daun pepaya, asparagus, kacang-kacangan, jamur, makanan berlemak seperti santan, margarine, mentega, atau goreng-gorengan. Lemak dapat menghambat pengeluaran asam urat lewat urin.

Sedangkan makanan yang boleh dikonsumsi adalah susu, telur, makanan sumber karbohidrat seperti beras, kentang, singkong, terigu, tapioka, hunkwe, makaroni, mi, bihun, roti, dan biskuit. Tetapi, karbohidrat sederhana golongan fruktosa seperti gula, permen, arum manis, gulali, dan sirop sebaiknya dihindari karena fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat.

Perbanyaklah mengkonsumsi buah dan sayuran untuk menjaga ketahanan tubuh terhadap infeksi yang lebih parah. Buah dan sayuran yang boleh dionsumsi adalah buah naga, nanas, semangka, melon, nanas, jambu air, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai, dan tomat. Sedangan buah yang tida boleh dikonsumsi adalah durian dan alpokat.

Penderita asam urat dianjurkan untuk banyak minum, minimal 2 liter atau 10 gelas sehari, bertujuan membantu pengeluaran asam urat lewat air seni dan mencegah penumpukan asam urat di ginjal atau kandung kemih.

Intinya, diet sehat bagi penderita asam urat adalah harus membatasi asupan purin, asupan energi sesuai kebutuhan, konsumsi lebih banyak karbohidrat, mengurangi konsumsi lemak, tidak mengkonsumsi minuman beralohol, mengonsumsi vitamin dan mineral serta banyak minum air putih. Semoga informasi ini bermanfaat.
 

Mengatasi Migrain Saat Beraktivitas Sehari-hari



Sakit kepala (Migrain/migren) sering menggangu aktivitas kita sehari-hari. Migrain ini merupakan keluhan yang sering terjadi di masyarakat. Seringkali kita sebagai tenaga kesehatan ditanya mengenai penyebab migrain dan cara mengatasinya.

Migren adalah nyeri kepala vaskular berulang dengan serangan nyeri yang berlangsung 4-72 jam. Nyeri biasanya sesisi (unilateral), sifatnya berdenyut, intensitas nyerinya sedang sampai berat, diperberat oleh aktivitas, dan dapat disertai dengan mual dan atau muntah, mata terasa silau, terjadi perubahan dalam penglihatan, termasuk penglihatan kabur atau timbul titik buta dimana anda tidak dapat melihat pada satu titik tertentu.

Menjadi terganggu dengan cahaya (pencahayaan), kebisingan atau bau. Migren diklasifikasikan menjadi; migren dengan aura, migren tanpa aura, migren oftalmoplegik, migren retinal, migren yang berhubungan dengan gangguan intracranial, migren dengan komplikasi, dan gangguan seperti migren yang tidak terklasifikasikan.Namun yang sering terjadi di masyarakat adalah migraine tanpa aura.

Migrain ini dapat terjadi pada beberapa usia, juga dapat terjadi pada wanita maupun laki-laki. Namun menurut penelitian, migrain ini lebih banyak terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki. Migren dapat terjadi pada semua usia, tetapi biasanya muncul antara usia 10-40 tahun dan angka kejadiannya menurun setelahusia 50 tahun.

Migrain ini dapat terjadi karena perubahan hormon (estrogen dan progesteron) pada wanita, khususnya pada fase luteal siklus menstruasi, faktor makanan (anggur merah, natrium nitrat), vasokonstriktor (keju, coklat), serta zat tambahan pada makanan., faktor fisik seperti lahraga berat,kelelahan, stress,alcohol,merokok dan rangsang sensorik seperti (seperti cahaya yang silau, bau menyengat).

Lalu bagaimana cara pengobatan dan pencegahan migraine? Penatalaksaan migrain secara garis besar dapat dilakukan dengan mengurangi faktor resiko, terapi farmakologi dan non farmakologi dan terapi preventif yang disarankan untuk penderita yang tidak mengalami perbaikan dengan obat-obatan serangan akut. Terdapat dua golongan obat analgetik yang umum digunakan dalam pengobatan migraine yaitu Acetaminophen (Paracetamol) dan NSAID atau Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs. Obat NSAID dibagi lagi menjadi dua jenis yaitu aspirin dan non-aspirin. Yang termasuk ke dalam golongan NSAID non-aspirin antara lain ibuprofen dan naproxen. Beberapa jenis dari obat NSAID ini dapat diperoleh dengan menggunakan resep dokter. Jika dengan pengobatan ini tidak juga mereda maka dokter akan meresepkan obat golongan lainnya, yergantung dari jenis migrainnya. Oleh karena itu untuk para penderita migraine sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dalam pengobatannya, karena efek dan dosis masing-masing obat berbeda-beda.

ada prinsipnya yang terpenting dalam pencegahan migraine adalah dengan mengubah pola hidup yang berisiko mencetuskan migraine Hal ini termasuk menghentikan kebiasaan merokok, menghindari makanan yang banyak mengandung tiramin (bahan kimia yang terdapat dalam keju, anggur, bir, sosis, dan acar) dapat mencetuskan terjadinya migren. Penyedap masakan atau MSG dilaporkan dapat menyebabkan sakit kepala, kemerahan pada wajah, berkeringat dan berdebar debar jika dikonsumsi dalam jumlah yang besar pada saat perut kosong. Fenomena ini biasa disebut Chinese restaurant syndrome. Aspartam atau pemanis buatan yang banyak dijumpai pada minuman diet dan makanan ringan, dapat menjadi pencetus migren bila dimakan dalam jumlah besar dan jangka waktu yang lama. Oleh karena itu sebaiknya hindari jenis makanan tersebut. Selain itu juga perlu menghindari makanan yang mengandung nitrat tinggi seperti kacang kacangan, juga kafein dalam jumlah banyak. Kafein terkandung dalam banyak produk makanan seperti minuman ringan, teh, cokelat, dan kopi.

Selain menghindari makanan pencetus migraine kita juga harus menjaga pola hidup yang sehat, dengan makan- makanan bergizi,banyak minum air putih, jangan menunda makan dan hindari puasa yang lama dan olah raga teratur. Olah raga dapat memperbaiki kualitas tidur dan menurunkan frekuensi migren. Lakukan peningkatan olah raga secara bertahap. Olah raga yang terlalu keras sehingga tubuh kelelahan justru akan memicu terjadinya sakit kepala migren. Kurangi stress dengan teknik relaksasi. Semoga informasi ini bermanfaat.
 

Tips Mencegah Kanker Servik



Kanker servik merupakan jenis kanker yang menjadi penyebab kematian no dua di dunia. Berdasarkan penelitian, sekitar 2,2 juta perempuan di dunia menderita kanker servik. Kanker ini cenderung muncul pada usia 35-55 tahun. Lalu sebenarnya apa sih kanker servik ini
Kanker servik adalah penyakit kanker yang terjadi pada daerah leher rahim, yaitu daerah pada organ reproduksi wanita yang merupakan pintu masuk ke arah rahim. Letaknya antara rahim (uterus) dengan liang senggama wanita (vagina).Kanker ini 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yang menyerang leher rahim. Berawal terjadi pada leher rahim, apabila telah memasuki tahap lanjut, kanker ini bisa menyebar ke organ-organ lain di seluruh tubuh penderita.
Gejalanya tidak terlalu kelihatan pada stadium dini, itulah sebabnya kanker serviks yang dimulai dari infeksi HPV dianggap sebagai “The Silent Killer”. Keputihan atau mengeluarkan sedikit darah setelah melakukan hubungan intim (contact bleeding). adalah sedikit tanda gejala dari kanker ini. Selain itu, adanya cairan kekuningan yang berbau di area genital juga bisa menjadi petunjuk infeksi HPV. Gejala yang lain adalah timbulnya perdarahan di luar siklus menstruasi, penurunan berat badan drastis. Apabila kanker sudah menyebar ke panggul, maka pasien akan menderita keluhan nyeri punggung, juga hambatan dalam berkemih, serta pembesaran ginjal.
Bagaimana penularan virus HPV ini? HPV sangatlah mudah ditularkan. Penularannya tidak harus melalui hubungan seks melainkan dapat hanya melalui kontak kulit kelamin. Virus ini dapat menular dari seorang penderita kepada orang lain dan menginfeksi orang tersebut. Penularannya dapat melalui kontak langsung dan karena hubungan seks. Ketika terdapat virus ini pada tangan seseorang, lalu menyentuh daerah genital, virus ini akan berpindah dan dapat menginfeksi daerah serviks atau leher rahim Anda. Cara penularan lain adalah di closet pada WC umum yang sudah terkontaminasi virus ini. Seorang penderita kanker ini mungkin menggunakan closet, virus HPV yang terdapat pada penderita berpindah ke closet. Bila Anda menggunakannya tanpa membersihkannya, bisa saja virus kemudian berpindah ke daerah genital Anda. Faktor penyebab lainnya adalah menggunakan pil KB dalam jangka waktu lama atau berasal dari keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker. Gaya hidup yang tidak baik seperti kebiasaan merokok, kurang mengkonsumsi vitamin C, vitamin E dan asam folat dapat menjadi penyebab semakin meningkatnya penderita kanker servik.
Beberapa cara praktis yang dapat anda lakukan dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah kanker servik antara lain dengan cara
memiliki pola makan sehat, yang kaya dengan sayuran, buah dan sereal untuk merangsang sistem kekebalan tubuh. Misalnya mengkonsumsi berbagai karotena, vitamin A, C, dan E, dan asam folat dapat mengurangi risiko terkena kanker leher rahim. Kemudian menghindari kebiasaan merokok karena banyak bukti menunjukkan penggunaan tembakau dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.
Selain itu juga harus menghindari seks sebelum menikah atau di usia sangat muda atau belasan tahun. Hindari berhubungan seks selama masa haid terbukti efektif untuk mencegah dan menghambat terbentuknya dan berkembangnya kanker serviks.Hindari berhubungan seks dengan banyak partner. Melakukan pembersihan organ intim atau dikenal dengan istilah vagina toilet.
Sebaiknya juga melakukan tes Pap smear secara teratur untuk deteksi dini adanya kanker servik. Semoga informasi ini bermanfaat.
 

Atasi Nyeri Lambung (Dyspepsia) saat Berpuasa



Bulan ramadan telah tiba. Saat puasa, gejala nyeri lambung (maag atau dyspepsia) seringkali terjadi, baik bagi yang awalnya sudah mempunyai maag atapun yang belum. Orang yang menderita sakit maag (dyspepsia) bukan berarti tidak bisa berpuasa. Banyak orang sudah merasakan justru bisa sembuh sakit maagnya saat berpuasa di bulan Ramadhan. Mungkin juga karena saat berpuasa, pola makan kita justru lebih teratur.

Jika memang sering mengalami nyeri lambung saat puasa ada baiknya saat berbuka dan bersahur memperhatikan jenis makanan yang boleh dikonsumsi ataupun makanan yang tidak boleh dikonsumsi. Nyeri lambung biasanya terjadi pada orang-orang yang mempunyai pola makan tidak teratur, suka makanan yang asam, merangsang produksi asam lambung, atau makanan/obat-obatan yang bisa mengiritasi lambung. Beberapa infeksi mikroorganisme juga dapat menyebabkan terjadinya nyeri lambung.

Nyeri lambung, atau yang disebut dengan maag atau dyspepsia dibedakan menjadi 2 berdasarkan asal penyebabnya, yaitu dispepsia fungsional dan dyspepsia organik.

Dispepsia fungsional adalah dyspepsia dimana ada keluhan nyeri lambung, namun dengan pemeriksaan lebih lanjut (endoskopi) tidak didapatkan kelainan. Biasanya penyakit dyspepsia ini disebabkan karena stress, makanan yang merangsang (pedas, asam), alkohol, kopi dan merokok.

Sedangkan dispepsia organik adalah ada keluhan nyeri lambung dan terdapat kelainan di organ lambungnya, misalkan luka pada lambung, tukak lambung, polip atau bahkan kanker. Dyspepsia yang terjadi pada saat puasa termasuk kategori dyspepsia fungsional.


Lalu, makanan atau minuman apakah yang menyebabkan nyeri lambung? Makanan dan minuman yang memicu tingginya sekresi asam lambung diantaranya adalah minuman dengan rasa asam, pedas, kecut, berkafein tinggi, mengandung vitamin C dosis tinggi.

Pada saat puasa sebaiknya pada penderita maag atau penderita nyeri lambung (dyspepsia) mengindari minuman seperti kopi, minuman beralkohol 5-20%, anggur putih dan sari buah sitrus. Jenis minuman ini merangsang produksi asam lambung yang meningkat.

Jenis makanan lainnya adalah makanan yang sulit dicerna oleh lambung seperti makanan berlemak, kue tart, maupun keju. Makanan pedas yang berlebihan seperti cabai, merica dan bumbu-bumbu yang pedas merangsang keluarnya produksi asam lambung, juga dengan makanan tinggi lemak.

Makanan yang memperlambat pengosongan asam lambung juga harus dihindari seperti coklat yang berlebihan, keju. Makanan lainnya yang harus dihindari atau dikurangi adalah makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan refluks asam lambung ke kerongkongan (alkohol, coklat, makanan berlemak, gorengan). Pada penderita nyeri lambung juga disarankan untuk menghindari makanan seperti beras ketan, mie, bihun, jagung, singkong, tales, serta dodol karena makanan jenis akan membuat nyeri lambungnya bertambah.

Saat berpuasa untuk menjaga lambung tetap sehat, selain jenis makanan yang dikonsumsi saat berbuka dan bersahur, sebaiknya saat berbuka awali dengan minum air dan makan yang manis dahulu (misal : kurma). Sesudah shalat Maghrib lanjutkan makan besar dan lengkap. Sesudah Tarawih/sebelum tidur dapat mengkonsumsi makanan ringan.

Perbanyak minum air untuk mencegah dehidrasi. Jangan berlebihan saat sahur dan berbuka puasa, hindari kebiasaan balas dendam dengan makan dan minum secara berlebihan saat berbuka.

Pada penyakit maag dengan tipe organik yaitu memang ada luka di lambungnya, harus diobati dan disiasati cara minum obatnya, yaitu untuk mengontrol asam lambungnya. Minum obat maag serengah jam setelah makan agar perut tidak terasa kembung yaitu saat buka, sahur dan sebelum tidur malam. Semoga informasi ini bermanfaat. Selamat menjalankan ibadah puasa, maaf lahir batin.
 

10 Tips Liburan yang Menyenangkan




1. Yang pasti, persiapkan jauh-jauh hari sebelumnya jika Anda mempunyai rencana berlibur yang cukup panjang ke luar kota apalagi ke luar negeri. Lebih panjang waktu persiapannya tentu lebih baik. Sisihkan secara auto debet dari income bulanan Anda selama waktu yang disesuaikan dengan besarnya dana yang dibutuhkan.

2. Biasanya mengambil paket liburan yang disediakan pihak tour travel bisa lebih murah. Namun jika Anda ingin berpergian sendiri, ketahui dahulu seluk-beluk tempat liburan yang dituju. Biaya transportasi, akomodasi, tempat rekreasi dan makan serta tak ketinggalan tempat belanja, menjadi poin-poin penting untuk dicatat.

3. Untuk biaya transportasi dan akomodasi, sangatlah baik jika Anda bisa mendapatkan paket promosi. Bahkan jika ada, rumah kerabat atau penduduk setempat dan apartemen milik perorangan bisa dijadikan tempat menginap. Anda dapat menghemat lumayan banyak, mengingat kedua hal ini adalah biaya yang paling besar.

4. Cermatlah dalam memilih tempat rekreasi. Cari obyek wisata yang memang benar-benar unik dan bagus serta merupakan ciri khas tempat tersebut. Hindari pergi ke lokasi wisata yang tidak perlu dan berbiaya tinggi.

5. Sama seperti tempat rekreasi, mencari tempat makan/restoran harus sesuai dengan budget yang disiapkan. Lebih baik jika Anda memilih tempat yang tidak jauh dari tempat menginap atau tempat terakhir Anda sedang berkunjung. Selain hemat waktu, hemat ongkos pula.

6. Tempat belanja yang tidak populer biasanya lebih murah dibandingkan tempat belanja yang ramai dikunjungi turis. Berburu oleh-oleh dan barang kerajinan ke pasar-pasar tradisional bahkan langsung ke tempat pembuatan/pabriknya bisa menghemat uang Anda.

7. Jangan lupa, selalu membawa bekal seperti roti dan minuman air putih dalam tas. Selain lebih sehat, Andapun terhindar dari jajan yang tidak perlu.
8. Bawalah uang saku sesuai dengan budget. Dan tetap catat semua pengeluaran Anda selama perjalanan dari awal hingga akhir.

9. Jika Anda dan keluarga mempunyai fleksibilitas waktu, pertimbangkanlah untuk berpergian pada masa “low season”. Anda bisa mendapatkan tawaran yang menarik dan murah yang tidak bisa didapatkan pada masa “high season”.

10. Jika budget Anda saat ini tidak memungkinkan untuk berpergian jauh, liburan didalam kota bisa menjadi pilihan yang tidak kalah menarik. Banyak alternatif tempat liburan yang bersifat edukatif bagi anak-anak terutama di Jakarta dan sekitarnya. Bahkan rumahpun bisa menjadi tempat liburan yang menyenangkan bagi keluarga. Buatlah acara/kegiatan yang selama ini tidak pernah dilakukan keluarga di rumah. Yang penting, berpikir kreatif dan merasa bahagia menjadi kunci untuk dapat menikmati masa liburan.
 

Tips Cara Mencegah Kekambuhan Amandel yang belum di Operasi



  • Amandel atau dalam istilah medis tonsillitis adalah inflamasi pada tonsil palatine yang dapat disebabkan oleh virus atau bakteri. Tonsil yang ada di dalam mulut adalah jaringan limfoid yang berfungsi membantu pertahanan tubuh, dan pembagiannya ada 3 macam yaitu tonsil palatina yang terletak di bagian belakang rongga mulut kanan dan kiri, tonsil faringeal yang terletak di bagian belakang kerongkongan dan tonsil lingualis yang terletak pada pangkal lidah. Tonsil yang paling sering terjadi peradangan (tonsilitis/amandel) adalah tonsil palatina. Tonsilitis ini akan sembuh total jika dioperasi. Namun ada kalanya masyarakat takut akan operasi, dan akhirnya tonsilitis timbul kembali. Sedangkan pada anak yang terlalu kecil operasi amandel biasanya ditunda setelah umurnya layak untuk diopeasi karena pada anak kecil tonsil masih diperlukan untuk sistem pertahanan tubuh. Selama tonsil belum diangkat (di operasi) maka upaya yang dapat dilakukan adalah mencegah peradangan kembali pada tonsil.
  • Penyebab tonsilitis adalah virus dan bakteri. Penyebab karena virus adalah paling sering, sedangkan penyebab karena bakteri adalah karena bakteri jenis streptokokus hemolitikus. Gejalanya tonsilitis berupa nyeri tenggorokan dan semakin parah nyeri dirasakan jika menelan (menelan ludah maupun makanan dan minuman), nyeri dapat menjalar ke sekitar leher dan telinga, demam, sakit kepala,kadang menggigil, lemas dan nyeri otot, dapat disertai batuk, pilek, suara serak, mulut berbau, pembesaran kelenjar getah bening di sekitar leher, pada pemeriksaan di dapatkan tonsil terlihat membengkak, berwarna kemerahanm kadang disertai bercak putih pada permukaan tonsil.
  • Pencegahan kekambuhan pada tonsil yang belum dioperasi adalah dengan banyak mengkonsumsi vitamin c karena kandungan vitamin c dapat membantu mengurangi risiko peradangan kembali, pada anak kecil sebaiknya gunakan vitamin c yang mudah dikonsumsi semisal bentuk syrup atau bentuk yang mudah dikunyah, atau cukup dengan vitamin c bentuk alami seperti buah jeruk atau jus jeruk.Sebaiknya pada anak kecil tidak boleh terlalu banyak makanan seperti mie instan, snack atau es krim dan permen. Sebaiknya setiap akan makan cuculah tangan untuk mencegah penyebaran mikroorganisme yang dapat menyebabkan tonsilitis.
  • Jika tenggorokan sudah merasa gatal sebaiknya menghindari sementara waktu makanan yang merangsang seperti gorengan, makanan pedas, makanan yang bercampur santan, dan minuman yang bercampur es. Sebaiknya pilihlah jenis makanan yang hangat tanpa minyak seperti jenis sop, sayur dan banyak mengkonsumsi buah-buahan yang kandungan vitamin c tinggi dan antioksidan tinggi serta banyak minum air putih yang hangat. Hindari minuman berwarna (seperti produk minuman kemasan yang ada bahan pengawetnya) terlebih dahulu. Dan jika sudah mulai timbul serangan nyeri tenggorok yang semakin mengganggu segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter anda. Semoga informasi ini bermanfaat.

 
 
Copyright © 2012. Belajar Ngeblog Aja - All Rights Reserved
Home| Contact Us| Term of Service| Privacy Policy|
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger